Kamis, 10 Februari 2011

sungai pakning makin mengecil

SUNGAI PAKNING

inilah sedikitnya gambaran tentang kota sungai pakning jika terlihat dari atas.dan yang jadi perhatian saya adalah pemandangan bahari atau laut nya,begitu luas indah mata memandang.yang mana langsung berhadapan dengan lautan atau selat bengkalis.
sungai pakning
Dimana lautnya sebagai lalu-lalangnya dan bersandar nya kapal-kapal besar sperti tangker pengangkut minyak,milik PT.PERTAMINA UP 2 SEI-PAKNING.
dan juga tentu nya kapal-kapal angkutan umum yang memudahkan kita untuk berpergian ke keluar kota.

dari judul di atas mengapa saya mengatakan Sungai pakning makin mengecil inilah buktinya sperti terlihat pada gambar di bawah ini di mana pengikisan tanah yang terus terjadi oleh kuat nya ombak air laut tersebut,dan juga perlu di upayakan atau di adakan suatu pergerakan dan budidaya pohon bakau.

pengikisan oleh air laut di sepahat

yang mana sudah di ketahui masyarakat luas pohon bakau bisa menjadi salah satu alternatif yang alami dan bisa di andalkan dalam mengatasi pengikisan tanah oleh air laut tersebut.di butuhkan perhatian exstra dari Pemerintah untuk menanggulangi hal ini sbelum semakin parah.dimana penebangan pohon bakau yang sangat luas terjadi pada sa"at ini.

  
rumah yg berdomisili di pinggir laut   

memang pada sa"at sekarang ini belum begitu di rasakan dampaknya tapi beberapa tahun kdepannya bagi warga yang berada di pinggir laut akan terancam.walaupun dibeberapa desa udah di antifasi dengan di buatnya turap sperti pada gambar di bawah ini.

turap di pantai sepahat
walaupun ini masih dalam tahap pengerjaan dan belom selesai tentu juga tidak sedikit biaya yang di perlukan perlu juga di ketahui yang di bangun turap hanyalah tempat yang memiliki potensi di mana sperti gambar di atas akan di jadikan pantai yang indah yang berada di spahat dan tenggayun,bagaimana di daerah lain nya yg tidak memiliki potensi yg jelas akan terancam pengikisan tanah,tentu bisa di pahami dari gambar-gambar yg di atas nya.dengan ini juga marilah kita sama-sama dan juga pemerintah untuk memperhatikan lingkungan di sekitar kita dan memikirkan nasib anak cucu kita kedepan nya,kali ini saya tidak ingin membahas lebih banyak karna inti dari postingan ini tentu sudah bisa di pahami..semoga Pemerintah cepat tanggap dalam menangani hal ini.
mohon ma"f jika ada salah kata...........trim"s........~~!!


Artikel Terkait:

10 komentar:

Dhana/戴安娜 mengatakan...

salam sahabat maaf telat
wah kalau jadi beitu gimana kedepannya sungai itu mas Nday?adakah antisipasi khusus biar tetap keadaan semula mas?

nday mengatakan...

salam shabat kembali mbak dhana,ya ga" apa2 ko"..!
antisipasi nya ntuk desa2 yg di pinggir laut blom ada mbak.pohon bakau malah banyak yg di tebang,yg di antisipasi sperti dibangun turap hanya bagian2 yg dekat ma perkotaan aja & yg mo di jadikan objek2 tertentu aja..!

aris_chuy mengatakan...

mantap nday,,,,,!!
lanjutkan,

Ladyulia mengatakan...

ya ampun
sayang banget klo alam kita semakin banyak yang rusak :(

nday mengatakan...

@ aris...maksiyh,,,

@ ladyulia..justru itu saya berani mposting hal ini biar da kesadaran masyarakat dan Pemda setempat,,trim"s udah berkunjung ke sini,,

Ladyulia mengatakan...

makasih ya udah mampir di blog
di tunggu loh postingan barunya
tentang perkembangan sungai pak ningnya juga boleh :D

nday mengatakan...

Ladyulia,@ insya Allah,,,,akan selalu berusaha mencari informasi tentang sungai pakning nya,soal nya da kesulitan qu jauh dari tanah kelahiran qu tersebut,thank ya udah berkunjung,,!!

boedakpakning mengatakan...

postingan bgus nday....

Anonim mengatakan...

Terima kasih ya...jadi terharu nih ..mengingat masa lalu waktu masih disana...saya kelahiran Sungai Pakning tapi sdh lama meninggalkan Pakning. bahkan di akte kelahiran tercantum Sungai Pakning...suatu hari nanti saya harus jalan2 ke Sungai Pakning...:)

BR
Andre dari Yogyakarta

afrizal mengatakan...

Semangat kan putra daerah sei pakning nday.,bio cepat bekembang.dari dulu,itu2 je bentuk kota nye.,